Header Ads

Pemanasan global ternyata juga berdampak 'positif'

Pemanasan global ternyata juga berdampak 'positif'

Merdeka.com - Pemanasan global ternyata juga berdampak 'positif'. Di balik banyaknya dampak negatif yang ditimbulkan oleh pemanasan global, ternyata masih terselip manfaat dari meningkatnya suhu bumi, terutama mencairnya kutub-kutub bumi.

Sebuah tim peneliti di kutub utara telah mengungkapkan fakta positif jika musim panas di kutub yang semakin 'panas' telah melelehkan bagian es yang mengandung banyak zat besi.

Jumlah yang ditambahkan tiap tahunnya pun tak tanggung-tanggung, diperkirakan seberat 125 menara Eiffel. Pertambahan jumlah zat besi berperan penting dalam peningkatan Phytoplankton.

Jenis plankton ini mampu menangkap unsur karbon di udara. Konsumsi besar-besaran karbon oleh phytoplankton pun dianggap mampu menghambat global warming.

Pemanasan global ternyata juga berdampak 'positif'

Di sisi lain, plankton-plankton ini dapat dimanfaatkan oleh berbagai macam makhluk hidup yang ada di dalam lautan sebagai sumber makanan.

Seperti yang ditulis oleh Daily Mail (21/5), tim yang berasal dari gabungan universitas di Inggris Raya ini juga mengungkapkan jika zat besi yang terkandung dalam lapisan es dipercaya menjadi sumber zat besi di lautan, selain sumber utama lain yakni 'debu-debu' dari atmosfir bumi.

Selain meningkatkan kadar zat besi lautan ternyata pemanasan global juga terbukti memperluas area yang bisa digunakan untuk pertanian, khususnya di daerah Kanada bagian utara dan Rusia.

Di beberapa daerah di dunia, global warming bahkan dianggap telah memperpanjang masa tanam, terkadang memungkinkan untuk 2 kali panen.
Powered by Blogger.